BUKU KOMPOS

Buku KomposPupuk Organik dan Kompos akhir-akhir ini mendapatkan banyak perhatian. Terutama setelah naiknya harga pupuk kimia buatan sekitar dua tahun yang lalu. Alternatif pengganti pupuk kimia adalah pupuk organik yang dibuat dari kompos. Pada saat itu saya berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang kompos di Jember. Sebelumnya aku juga pernah membuat beberapa makalah kompos untuk pelatihan kompos di labku. Makalah tentang kompos ini kulengkapi dan kukirim ke penerbit. Akhirnya, makalah ini diterbitkan oleh Penerbit Andi, Yogyakarta.

Buku ini hanya sebuah pengantar singkat tentang kompos. Tebalnya hanya 50 halaman saja. Sebuah buku yang singkat. Karena cukup tipis jadi harganya juga miring sekali. Buku ini berisi tentang teori dasar pengomposan dan berisi satu contoh tentang pengomposan jerami/limbah pertanian. Memang isinya sangat sedikit tetapi cukup sebagai pengantar tentang kompos. Salah satu bagian yang penting adalah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengomposan dan bagaimana mempercepat proses pengomposan. Ada banyak faktor, tetapi menurut saya yang penting adalah menjaga keseimbangan antara kadar air (atau lebih tepatnya water activity) dan udara di dalam kompos.
Read the rest of this entry »

Standar Dolomit (SNI 02-2804-1992)

No. Uraian Persyaratan
1 MgO, % Min. 18
2 CaO, % Min. 30
3 Al2O? + Fe2O?, % Max. 3
4 SiO2, % 3
5 Kadar air, % Max. 5
6 Bentuk tepung  
7 Lolosan saringan 40mesh,% 100
  Lolos saringan 60mesh, % Max. 50

Mengelola Sampah Pasar: Mudah dan Murah

Mengelola sampah pasar ini berbeda dengan pengolahan sampah pasar yang sudah saya tuliskan sebelumnya (Sampah Pasar Buderan Sragen). Metode pengolahan sampah pasar ini lebih sederhana dan dalam beberapa hal lebih baik daripada yang sebelumnya.

Sampah pasar memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dengan sampah dari perumahan. Komposisi sampah pasar lebih dominan sampah organik. Sampah-sampah plastik jumlahnya lebih sedikit daripada sampah dari perumahan. Apalagi jika sampahnya berasal dari pasar sayur atau pasar buah-buahnya. Limbahnya lebih banyak sampah organiknya. Topik yang saya tulisakan di sini rasanya lebih cocok untuk sampah-sampah dari pasar, lebih khusus lagi sampah-sampah dari pasar sayur dan buah. Sampah pasar diolah menjadi kompos dan pupuk organik granul.
Read the rest of this entry »

Pupuk Organik Granul Premium

Pupuk organik granul (POG) memang sedang ‘naik daun’ beberapa waktu ini. Salah satu sebabnya adalah dukungan pemerintah untuk memberikan subsidi POG. Banyak sisi positifnya, tetapi sisi negatifnya ada juga. Salah satu sisi negatifnya adalah banyak POG yang dibuat asal-asalan, yang penting memenuhi spek, dapat untung, ngak peduli dengan kualitasnya. Broker-broker POG berkeliaran di mana-mana, pengusaha POG skala kecil yang tidak paham bisa kena getahnya. Yang dapat PO-pun yang penting memenuhi komitmennya, yang kadang-kadang tidak peduli dengan kualitas POG.
Read the rest of this entry »

Kue Rejeki Pupuk Organik Granul (POG)

Kebutuhan Bahan Organik Sangat Besar Sekali

Pemerintah berencana untuk memberikan subsidi pupuk organik granul (POG) pada petani. Jumlah POG yang disediakan pemerintah sangat besar sekali, kurang lebih 200 ribu ton atau 200 juta kilogram. Untuk memenuhi kebutuhan POG tersebut diperlukan bahan baku berupa bahan organik yang sangat besar. Selain itu juga diperlukan bahan-bahan tambahan lain seperti: fosfat alam, dolomit, kaptan, zeolit, arang, abu, dan mikroba.

POG01
Salah satu POG yang disubsidi pemerintah.

Sebagai contoh, andaikan bahan kompos yang diperlukan adalah 75% dari total POG maka dibutuhkan sekitar 150 ribu ton. Kadar air POG maksimal 15%, sedangkan kadar air kompos yang umum kurang lebih 55-60%. Jadi kebutuhan kompos curahnya kurang lebih 318,75 ribu ton.
Read the rest of this entry »

Pengomposan Limbah Kopi dan Kakao

KepMentan Tentang HET Pupuk


Berikut ini kepmentan tentang het harga pupuk bersubsidi, semoga bermanfaat bagi yang memerlukan.


Fosfat Alam Granul Diperkaya Mikroba

pupuk granul fosfatalam04


Baca juga: Mikroba Pelarut Fosfat untuk Memenuhi Kebutuhan Pupuk Fosfat | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 1 | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 2 | Media Pikovskaya | Isolasi Mikroba Pelarut Fosfat


Seperti yang sudah saya sampaikan di posting sebelumnya, kalau saya sedang membuat pupuk fosfat yang diperkaya dengan mikroba pelarut fosfat. Pupuk ini dibuat untuk mengisi kekosongan pupuk fosfat di pasaran saat ini. Foto di atas adalah prototipe pupuk fosfat yang sudah jadi. Prototipe ini sedang diuji di rumah kaca. Bentuk granulnya belum sempurnya, karena masih dibuat secara manual. Jika dibuat dengan mesih, bentuknya bisa lebih halus dan seragam.
Read the rest of this entry »

Mikroba Pelarut Fosfat untuk Memenuhi Kebutuhan Pupuk Fosfat


Baca juga: Fosfat Alam Granul || Uji Mikroba Pelarut Fosfat 1 | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 2 | Media Pikovskaya | Isolasi Mikroba Pelarut Fosfat


Beberapa waktu yang lalu saya membutuhkan pupuk fosfat (SP36 atau TSP) untuk percobaan rumah kaca. Namun, saya terkejut ketika sulit sekali mendapatkan pupuk fosfat ini. Beberapa toko pertanian langganan kami menyatakan bahwa pupuk SP36 sudah tidak diproduksi lagi. Kami sempat mendapatkan beberapa kg pupuk SP36 tetapi ketika di test di lab ternyata kandungan P2O5-nya hanya 20%, padahal seharusnya 36%. Ketika kami coba komplain ke penjualnya, dia justru menawarkan pupuk TSP, tetapi kadar P2O5-nya hanya 18%. Gemblung. Kesel sekali rasanya.
Read the rest of this entry »

Analisa Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit

Parameter Satuan Kandunga SK Mentan Feb 06
C-organik % 25-30 >12
N % 1,0-1,5 ND
Rasio C/N % 18-22 10-25
Kadar air % 20 13-20
pH % 6-7 4-8
P2O5 total % 0,65 <5
K2O total % 3,9 <5
Zn % 0,0087 Maks 0,500
Cu % 0,0046 Maks 0,500
Mn % 0,0115 Maks 0,500
B % 0,0084 Maks 0,250
Fe % 0,357 Maks 0,400
Trichoderma harzianum cfu 10E6 ND
Mikroba Pelarut P cfu 10E6 ND