Improvement Granul Fosfat Alam

Fosfat Alam Granul


Baca juga: Fosfat Alam Granul | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 1 | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 2 | Media Pikovskaya | Isolasi Mikroba Pelarut Fosfat

Posting saya tentang granul fosfat alam cukup mendapat perhatian dari beberapa orang. Salah satu yang serius adalah Pak Dadang dari Gresik. Kemarin saya bertemu dan berdiskusi banyak dengan Pak Dadang. Pak Dadang sudah lama sekali berkecimpung di dunia perpupukan. Beliau paham betul proses pembuatan pupuk fosfat (TSP atau SP36).

Kami berdiskusi tentang banyak hal, terutama tentang potensi pengembangan fosfat alam lokal. Pak Dadang banyak sekali memberikan masukan pada saya untuk mengembangkan fosfat alam granul ini.

dadanggresik
Read the rest of this entry »

Mikroba yang dapat menaikkan pH tanah

Beberapa waktu yang lalu ada pengunjung blog yang menanyakan tentang mikroba yang dapat menaikkan pH tanah. Saya jawab belum tahu, karena waktu itu memang saya belum mendapatkan informasi tentang hal ini.

Masalah pH tanah memang masalah yang sangat krusial. Tanah pertanian di Indonesia, khususnya di P. Jawa, umumnya bereaksi masam. Jaman dulu ada yang disebut dengan tanah podsolik, terus diubah klasifikasinya menjadi tanah ultisol, sekarang tidak tahu klasifikasi terbaru. Tetapi yang jelas tanah-tanah ini memiliki pH yang rendah. Pernah saya mengukur pH tanah, ada tanah yang pH-nya 3.
Read the rest of this entry »

Suksesi Mikroba dalam Proses Pengomposan

Proses pengomposan sebenarnya kerja dari banyak organisme, termasuk mikroba. Kalau diamati secara seksama terjadi semacam suksesi mikroba. Suksesi ini bisa diamati secara khasat mata. Namun, proses yang terjadi sebenarnya lebih seru dan lebih rumit. Saya membuat video sederhana yang mengambarkan terjadinya suksesi mikroba pada proses pengomposan kelapa sawit.

Download

mikroba_dekomposer
Mikroba-mikroba yang sedang aktif mendekomposisi bahan organik. Bakteri sedikit terlihat karena tertutup oleh matrik gel, sedangkan miselia jamur tampak jelas terlihat.

Makhluk Halus Itu Bernama Mikroba

Allah, Tuhan Semesta Allah, mencipatakan makhluk yang sangat beraneka ragam. Dari mahluk yang besar sampai mahluk yang sangat kecil. Ada mahluk yang terlihat dan ada juga mahluk yang tidak terlihat. Ada mahluk yang ‘kasar’ dan ada juga mahluk yang ‘halus’.

Salah satu mahluk ciptaan Tuhan itu adalah ‘mahluk halus’. Mahluk ini sangat-sangat halus hingga tidak bisa/sulit diindera oleh mata manusia. Dengan bentuknya yang sangat-sangat halus ini membuatnya dapat hidup hampir di semua tempat. Bentuknya sangat halus, lebih halus dari debu-debu yang berterbangan.

Mata manusia mempunyai kemampuan padangan yang sangat terbatas. Mata manusia normal hanya bisa membedakan dua titik dengan jarak paling kecil kira-kira 1/10 mm. Jika lebih dekat atau lebih kecil dari itu, tidak akan dapat dilihat oleh mata manusia biasa. Mahluk halus ini mempunyai ukuran yang lebih kecil lagi. Satuannya adalah micron (mikron) atau 1/1000 mm. Kurang lebih 100 x lebih kecil dari kemampuan mata manusia untuk melihatnya. Mata manusia perlu bantuan alat agar dapat melihat mahluk yang sangat halus ini, yaitu mikroskop yang dapat membesarkan objek/benda hingga ribuan kali. Agar mudah membayangkan coba perhatikan ujung jarum di bawah ini.

mikroba01
Ujung jarum dengan pembesaran 30 x
Read the rest of this entry »

‘Mahluk Halus’ di Akar Tanaman

Jangan pernah menyangka kalau di bawah tanah adalah dunia yang sepi, khususnya di daerah akar tanaman. Sesungguhnya wilayah ini adalah wilayah yang sangat ramai, sibuk, dan hirup pikuk. Kalau kita cabut akar tanaman, lalu kita bersihkan sisa-sisa tanahnya, maka di akar itu ada milyaran ‘mahluk-mahluk halus’ yang sedang sibuk bekerja.


Gambar-gambar di artikel ini diambil dari buku The Rhizosphere (J.M. Lynch, 1990) dan Soil Microbiology and Biochemistry (Paul and Clark, 1989). Dua buku yang menggugah minat saya tentang mikrobiologi tanah

akar_jagung
Mahluk-mahluk super kecil yang berkerumun di permukaan akar jagung. Foto ini diambil dengan pembesaran di atas 30.000x.
Read the rest of this entry »

Rhizobium Sahabat Kacang-kacangan

scan0001bDunia ini sungguh luar biasa menajubkan. Ternyata ada tanaman yang bersahabat kental dengan mikroba. Mereka hidup rukun saling berbagi dan saling membantu. Bahkan mereka sangat setia kawan. Mereka adalah kacang-kacangan yang bersahabat dengan Rhizobium.


Baca juga: Pupuk Kimia, Pupuk Organik, dan Pupuk Hayati

Tanaman kacang-kacangan atau legum adalah tanaman yang unik. Contoh tanaman kacang-kacangan adalah kacang tanah, kedelai, Mucuna, kacang merah, kacang koro, dan lain-lain. Cobalah Anda cabut akarnya, bersihkan tanah-tanahnya, coba amati baik-baik akarnya. Biasanya ada bintil-bintil kecil di akar-akar tersebut. Kalau anda coba pecah bintil akar tersebut biasanya berwarna merah.
Read the rest of this entry »

Memproduksi Mikroba dengan Fermentor Sederhana

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang fermentor sederhana. Dalam tulisan ini saya ingin menyampaikan tentang penggunaan dari fermentor tersebut. Fermentor ini lebih cocok untuk memperbanyak bakteri, oleh karena itu di dalam tulisan ini saya mengambil contoh bakteri.
Memproduksi bakteri melalui beberapa tahapan umum, yaitu:

a. Peremajaan kultur stok.
b. Membuat starter.
c. Membuat inokulan.
d. Perbanyakan dalam fermentor.

bagan fermentor sederhana
Read the rest of this entry »

Fermentor Sederhana untuk Produksi Mikroba


Baca juga: Memproduksi Mikroba dengan Fermentor Sederhana


Produk-produk berbasis mikroba seperti biofertilizer, biokontrol, biopestisida, biodekomposer, ataupun produk biomassa mikroba memerlukan fermentor untuk memproduksinya. Fermentor untuk memproduksi mikroba ini tidak harus berteknologi tinggi. Fermentor dapat dibuat dengan peralatan sederhana, namun fungsional. Bahkan bisa dibuat sendiri dengan biaya yang terjangkau.

Read the rest of this entry »

Fasilitas Terbatas, Dana Terbatas, Bukan Berarti Tidak Meneliti

lab apa gudangTempatku bekerja adalah institusi warisan kolonial belanda. Perusahaan perkebunan belanda jaman dulu membangun sebuah lembaga penelitian untuk membantu pengembangan komodistas perkebunan di daerah jajahan hindia belanda. Kata sohibul hikayat, lembaga ini sangat disegani dan berhasil mengembangkan perkebunan di daerah jajahan. Singkat cerita, ketika Bangsa Indonesia merdeka, semua milik belanda dinasionalisasikan. Termasuk perusahaan perkebunan dan institusi di bawahnya.
Read the rest of this entry »

Penjelasan Tambahan Tentang Mikroba untuk Memperkaya Kompos


Tulisan ini sebagai tanggapan atas beberapa pertanyaan tentang pengayaan kompos dengan mikroba.  Semoga bermanfaat.
Link terkait: Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia

Pupuk organik (contohnya kompos) dan pupuk hayati (mikroba) sebenarnya adalah dua jenis pupuk yang berbeda. Pupuk organik mengandung unsur hara lengkap untuk tanaman, meskipun konsentrasinya rendah. Tetapi pupuk organik memiliki kandungan lain yang tidak ada di dalam pupuk kimia atau pupuk mikroba, yaitu senyawa-senyawa organik yang sangat berguna bagi tanaman maupun biota tanah. Contohnya adalah asam humik dan asal fulvat. Kedua asam ini diketahui berperan seperti hormon yang dapat merangsang perakaran dan pertumbuhan tanaman.
Read the rest of this entry »