
Baca juga: Fosfat Alam Granul | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 1 | Uji Mikroba Pelarut Fosfat 2 | Media Pikovskaya | Isolasi Mikroba Pelarut Fosfat
Posting saya tentang granul fosfat alam cukup mendapat perhatian dari beberapa orang. Salah satu yang serius adalah Pak Dadang dari Gresik. Kemarin saya bertemu dan berdiskusi banyak dengan Pak Dadang. Pak Dadang sudah lama sekali berkecimpung di dunia perpupukan. Beliau paham betul proses pembuatan pupuk fosfat (TSP atau SP36).
Kami berdiskusi tentang banyak hal, terutama tentang potensi pengembangan fosfat alam lokal. Pak Dadang banyak sekali memberikan masukan pada saya untuk mengembangkan fosfat alam granul ini.





















Dunia ini sungguh luar biasa menajubkan. Ternyata ada tanaman yang bersahabat kental dengan mikroba. Mereka hidup rukun saling berbagi dan saling membantu. Bahkan mereka sangat setia kawan. Mereka adalah kacang-kacangan yang bersahabat dengan Rhizobium.
Tempatku bekerja adalah institusi warisan kolonial belanda. Perusahaan perkebunan belanda jaman dulu membangun sebuah lembaga penelitian untuk membantu pengembangan komodistas perkebunan di daerah jajahan hindia belanda. Kata sohibul hikayat, lembaga ini sangat disegani dan berhasil mengembangkan perkebunan di daerah jajahan. Singkat cerita, ketika Bangsa Indonesia merdeka, semua milik belanda dinasionalisasikan. Termasuk perusahaan perkebunan dan institusi di bawahnya.