Kehebatan Jamur Pelapuk Putih

JPP cawan

Phanerochaete chrysosporium

Salah satu keistimewaan jamur pelapuk putih (JPP) adalah kemampuannya dalam mendegradasi lignin secara total menjadi CO2 dan H2O. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh mikroorganisme lain. Percobaan-percobaan di laboratorium yang dilaporkan di jurnal-jurnal ilmiah internasional membuktikan hal ini.

JPP memiliki enzim-enzim yang dapat mendegradasi lignin, antara lain adalah: laccase, lignin peroksidase, dan Mn peroksidase. Enzim-enzim ini adalah oksidator yang sangat kuat. Enzim ini dapat memecah lignin. Seperti yang kita tahu lignin adalah makromolekul yang sangat komplek dan sangat kuat. Lignin adalah senyawa pelindung, sehingga sangat kuat dan sangat resisten.

Kemampuan unik JPP ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Misalnya saja yang sudah luama zekali dilakukan adalah untuk mendekomposisi bahan organik yang banyak mengandung lignin. Kemudian digunakan untuk biopulping, biobleaching, dan mendegradasi bahan-bahan pencemar berbahaya.
Read the rest of this entry »

Jamur Di Tumpukan TKKS

dsc_2910_bBeberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di salah satu perkebunan sawit di Palembang. Luas kebun sawit itu tidak terlalu luas, kurang lebih sekitar 8000 ha (kebun inti) dan 40000 ha (kebun plasma). Tandan buah segar (TBS) yang dipanen dari kebun tersebut kemudian diolah di pabrik kelapa sawit yang letakknya di salah satu ujung kebun. Kapasitas pengolahan pabrik saat ini kurang lebih 50 ton TBS/jam. Dari pengolahan TBS di hasilkan CPO (crude palm oil), limbah TKKS (tandan kosong kelapa sawit), dan limbah cair. Volume limbah TKKS cukup besar. Dalam satu hari bisa mencapai 150 ton.

picture-117_b

Read the rest of this entry »

Jamur Besar

Jamur sering tumbuh di tempat-tempat yang lembab dan banyak mengandung bahan organik. Kebetulan aku menemukan jamur yang tumbuh di bawah pohon. Jamur ini bisa tumbuh besar sekali. Ukuran batangnya bisa segeda lengan tangan orang dewasa.

jamur_besar

Posted in kompos. Tags: . Leave a Comment »

Uji Bavendamm Beberapa Isolat Fungi

Fungi pelapuk dapat dibedakan menjadi dua kelompok seperti yang telah aku tulis pada posting yang lalu (Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat). Aku melakukan uji Bavendamm pada beberapa isolat fungi pelapuk yang aku miliki. Hasilnya sebagai berikut:

Read the rest of this entry »

Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat

Fungi pelapuk kayu secara ekologis dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu fungi pelapuk putih (FPP) dan fungi palapuk coklat. Fungi pelapuk putih dapat mendegradasi lignin, hemiselulosa, maupun selulosa. Kayu yang didegradasi oleh FPP akan menjadi putih/keputih-putihan, lunak, tetapi tidak menyusut. Sedangkan fungi pelapuk coklat dapat mendegradasi hemiselulosa, dan selulosa, tetapi tidak dapat mendegradasi lignin. Kayu yang didegradasi oleh fungi pelapuk coklat akan berwarna merah kecoklatan dan hancur (Lyon, 1991). Di alam presentase fungi pelapuk coklat lebih sedikit daripada fungi pelapuk putih.

Read the rest of this entry »

Jamur Di Tumpukan TKKS


Beberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di salah satu perkebunan sawit di Palembang. Luas kebun sawit itu tidak terlalu luas, kurang lebih sekitar 8000 ha (kebun inti) dan 40000 ha (kebun plasma). Tandan buah segar (TBS) yang dipanen dari kebun tersebut kemudian diolah di pabrik kelapa sawit yang letakknya di salah satu ujung kebun. Kapasitas pengolahan pabrik saat ini kurang lebih 50 ton TBS/jam. Dari pengolahan TBS di hasilkan CPO (crude palm oil), limbah TKKS (tandan kosong kelapa sawit), dan limbah cair. Volume limbah TKKS cukup besar. Dalam satu hari bisa mencapai 150 ton.

Read the rest of this entry »

Mengisolasi Jamur TKKS


Aku mencoba mengisolasi dan memurnikan jamur-jamur yang aku temukan di tumpukan TKKS. Sayangnya hanya sebagian yang berhasil dimurnikan. Jamur-jamur tersebut antara lain:

Read the rest of this entry »

Menyimpan Kultur Fungi

Saya memiliki banyak koleksi jamur/fungi. Fungi/jamur ini saya isolasi dari lapang dan sebagian besar belum sempat diteliti potensinya. Oleh karena itu saya harus menyimpan koleksi ini agar tidak rusak. Cara penyimpanan yang saya gunakan sangat simpel sekali dan selama ini dapat mempertahankan koleksi dalam waktu beberapa tahun.
Read the rest of this entry »

Isolasi Jamur Makro

Beginilah caraku mengisolasi jamur makro atau jamur pelapuk putih:

  1. Sampel dicari dari lapang, yaitu tubuh buah jamur atau miselium jamur yang tumbuh pada sisa-sisa bahan organik yang melapuk.
  2. Siapkan medium PDA yang diberi antibiotik kemicetin. Antibiotik ini banyak dijual diapotik-apotik.
  3. Medium ini dituang ke dalam cawan petri steril.
  4. Read the rest of this entry »